HARMONISASI ASEAN 2011


Warning: Illegal string offset 'single_featured_image' in /home3/abeytara/public_html/perkosmi.com/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 69

Harmonisasi perdagangan ASEAN dilakukan pada 11 sektor dimana diantaranya adalah sektor kesehatan. Di sektor kesehatan harmonisasi meliputi:

  • Obat
  • Obat tradisional
  • Kosmetik
  • Suplemen Kesehatan
  • Alat Kesehatan
  • Pangan olahan
  1. Di Bidang Obat :
    • ACTR/ACTD (standar dan persyaratan registrasi obat)
    • ASEAN Guidelines (Stability; validasi proses/MA; BA/BE)
    • MRA on GMP Inspection (signed 2009)
    • MRA on BE Study Report Format (tahap awal)
    • PMAS (Post Market Alert System)
  2. Di Bidang Kosmetika;
    • ASEAN Cosmetic Directive (ACD) à Standar dan persyaratan, sistem notifikasi
  3. Di Bidang Traditional Medicines and Health Suplement (TMHS)
    • Pembahasan awal standar dan persyaratan
  4. Di Bidang Food Safety
    • Pembahasan standar dan persyaratan

Di bidang Kosmetika, Harmonisasi ASEAN mengacu pada ASEAN Cosmetic Directive yang merupakan standar dan persyaratan dalam sistem Notifikasi

Berikut merupakan “Roadmap Harmonisasi Asean dibidang Kosmetik :

Roadmap Harmonisasi Asean dibidang Kosmetik

Roadmap Harmonisasi Asean dibidang Kosmetik

Konsekuensi dalam pelaksanaan Harmonisasi ASEAN bagi Produsen/Distributor/Importir :

  1. Menyiapkan DIP sesuai dengan pedoman ASEAN yang sewaktu – waktu akan diaudit oleh Badan POM
  2. SDM memiliki kemampuan dalam pengisian dan penyusunan template notifikasi.
  3. Memiliki safety assessor yang akan memberikan jaminan keamanan produk sebelum dinotifikasi dan selama diedarkan;
  4. Mengikuti persyaratan label dan klaim;
  5. Mengikuti perkembangan peraturan terbaru dari ASEAN.
  6. Menerapkan CPKB ⇒ kesepakatan ASEAN: setiap produsen yang tidak CPKB tidak dapat memproduksi produk kosmetika baru;
  7. Produk yang dapat diperdagangkan adalah produk yang diproduksi sesuai CPKB;
  8. Melakukan MONITORING EFEK SAMPING kosmetika beredar dan melaporkan ke Badan POM apabila terjadi efek samping serius dan/atau fatal
Sumber : Presentasi Bp. Ruslam dalam Acara Halal bi Halal dengan Perkosmi tanggal 5 October 2010 di Twin Plaza Hotel.
“KEBIJAKAN KOSMETIKA DIKAITKAN DENGAN HARMONISASI ASEAN
DI BIDANG KOSMETIK”
Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen, Badan POM RI

Warning: Illegal string offset 'author_box' in /home3/abeytara/public_html/perkosmi.com/wp-content/themes/confidence/content-single.php on line 97