Sejarah Kami

Berawal dari kebijakan pemerintah Indonesia yang mengharuskan industri sektoral untuk bernaung dalam wadah tunggal, melalui Surat Keputusan Menteri Kesehatan tahun 1978, Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI) terlahir. Diprakarsasi oleh tokoh industri kosmetika Indonesia, diantaranya: Martha Tilaar, Drs. Islam, Jos Hudoyono, Mooryati Soedibyo, Drs. Sudirman, dan Drs. Ferdinandus.

PERKOSMI mulai mendapatkan perhatian pelaku industri ketika pemerintah mengeluarkan peraturan larangan impor kosmetika pada tahun 1984. PERKOSMI semakin menunjukkan perannya sebagai mitra pemerintah, setelah Musyawarah Nasional (MUNAS) II berlangsung pada tahun 1989. Pada periode ini, kerjasama erat dengan Direktorat Jenderal Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mulai terjalin. PERKOSMI berperan aktif memberikan suara pada penyusunan Undang-Undang Kesehatan, sehingga kosmetika tidak dikategorikan sebagai obat preparat.

Sejak itu, PERKOSMI semakin dikenal baik di dalam maupun di luar negeri. Di tahun 1993, bersama organisasi kosmetika dari Phillipina, Malaysia, Singapore dan Thailand, PERKOSMI membentuk ASEAN Cosmetic Association (ACA). Tokoh kosmetika Indonesia sekaligus Ketua PERKOSMI saat itu, Moeryati Soedibyo terpilih sebagai Presiden ACA pertama. Peran yang diambil PERKOSMI dalam mendorong majunya kosmetika Indonesia diantaranya adalah dengan memfasilitasi pertukaran informasi dan inovasi kosmetika dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan termasuk pameran, menjadi mitra BPOM dalam penyusunan CODEX dan Cara Produksi Kosmetika yang Baik (CPKB) yang kemudian menjadi acuan bagi organisasi kosmetika ASEAN lainnya. PERKOSMI juga aktif menyuarakan aspirasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) komestika agar dapat terus bersaing dan berinovasi untuk menciptakan produk kosmetika yang aman.



Perjalanan Kami Sejak 1978 Hingga kini



• PERKOSMI lahir. Diprakarsai oleh tokoh kosmetika Indonesia diantaranya; Martha Tilaar, Drs. Islam, Jos Hudoyono, Mooryati Soedibyo, Drs. Sudirman, dan Drs. Ferdinandus.
• Drs Islam terpilih sebagai Ketua, Martha Tilaar sebagai Wakil Ketua dan Drs. Jos Hudoyono sebagai Sekretaris Jenderal.
• Pemerintah mengeluarkan peraturan larangan import kosmetik luar negeri, PERKOSMI mulai menunjukkan perannya dan mendapat perhatian dari anggota-anggotanya.
• PERKOSMI menyelenggarakan MUNAS I di Jakarta. Terpilih sebagai Ketua Umum Drs. Sudirman, dan wakil-wakil ketua Drs. Ferdinandus dan Ibu Mooryati Sudibyo. Hanya tak berapa lama kemudian Drs. Sudirman dan Drs. Ferdinandus meninggal dunia, sehingga kepemimpinan PERKOSMI diteruskan oleh Ibu Mooryati Soedibyo.
• PERKOSMI menyelenggarakan MUNAS II di Surabaya. Mooryati Soedibyo terpilih menjadi Ketua Umum dan didampingi oleh Helmi Attamimi, MBA sebagai Sekjen.
• Dalam periode ini mulai berjalan kerjasama yang erat dengan Dirjen POM dalam menghadapi penyusunan Undang-Undang Kesehatan sehingga kosmetik tidak digolongkan sebagai obat preparat.
• Mooryati Soedibyo kembali terpilih sebagai Ketua PERKOSMI pada MUNAS III di Semarang.
• Bersama organisasi kosmetik dari Phillipina, Malaysia, Singapore dan Thailand, PERKOSMI membentuk ASEAN Cosmetic Association (ACA). Tokoh kosmetika Indonesia sekaligus Ketua PERKOSMI saat itu, Moeryati Soedibyo terpilih sebagai Presiden ACA pertama. Kepemimpinan berlanjut pada tahun berikutnya.
• Mooryati Soedibyo kembali terpilih sebagai Ketua PERKOSMI periode 1996 - 2000 pada MUNAS IV di Jakarta.
• PERKOSMI aktif menyelenggarakan pameran dan menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan industri kosmetika Indonesia
• Ir. Tonny Pranatadjaja terpilih sebagai Ketua Umum PERKOSMI dan Aswin Aditiawan SH. selaku Sekjen pada MUNAS V PERKOSMI.
• PERKOSMI mendapat kesempatan menjadi bagian dari Tim 7 yang bertugas untuk menyusun peraturan terkait kosmetik.
• ASEAN Cosmetics Directive disetujui pada tahun 2003.
• Ir. Tonny Pranatadjaja kembali terpilih sebagai Ketua Umum PERKOSMI pada MUNAS VI.
• ASEAN Harmonized Regulation diberlakukan pada 1 Januari 2008.
• 19 April 2010 dilaksanakan MUNAS VII PERKOSMI. Dra. Nuning S. Barwa, Apt. MBA terpilih sebagai Ketua PERKOSMI yang baru.
• 12 Mei 2014 dilaksanakan MUNAS VIII PERKOSMI. Dra. Nurhayati Subakat, Apt. terpilih sebagai Ketua PERKOSMI yang baru.
• 9 Mei 2018 dilaksanakan MUNAS IX PERKOSMI. Sancoyo Antarikso terpilih sebagai Ketua PERKOSMI yang baru.
• Perubahan AD/ART PERKOSMI.